Indonesian English
Home » Berita » KONI Kota Bogor Berikan "Uang Kadeudeuh"untuk 28 Atlet
Senin, 18 Juni 2018

KONI Kota Bogor Berikan "Uang Kadeudeuh"untuk 28 Atlet

Bogorplus - Selain menggelar acara halal bihalal dan nonton bareng di gedung bioskop XXI, Botani Square, Bogor, pihak KONI juga memberikan "uang kadeudeuh" kepada 28 atlet yang hadir dalam acara tersebut. Dua puluh delapan atlet ini merupakan atlet berprestasi yang terbagi dalam beberapa cabang olahraga seperti Kempo, Panjat Tebing dan hoki.

"Kami memberikan 'uang kadeudeuh' sebagai apresiasi kepada atlet yang berprestasi. Ada 38 atlet yang diberikan "uang kadeudeuh" ini. Sebelumnya pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September 2011 lalu, sudah ada 10 atlet yang diapresiasi langsung oleh Walikota Bogor, karena memang diminta 10 atlet pada perayaan Haornas kemarin. Sisanya, sebanyak 28 atlet kami apresiasikan dalam acara ini," kata Ketua KONI Kota Bogor, H. Basuki, S.pd.

Sebanyak 28 atlet yang hadir diberikan "uang kadeudeuh" yang disimbolisasikan oleh tiga perwakilan cabang olahraga yang berbeda. Perwakilan dari Kempo yaitu Munir Sofyan, Panjat Tebing (Widia Pujiyanti) dan Hoki (Tia Setiawati). “Uang kadeudeuh“ ini sendiri merupakan anggaran yang dikeluarkan KONI khusus untuk atlet yang berprestasi.

"Anggaran ini adalah anggaran hibah yang harus dipertanggungjawabkan dengan benar untuk pelaksanaan kegiatan para atlet. Termasuk "uang kadeudeuh" ini, pure dari KONI. Sekarang, kami mengapresiasikan "uang kadeudeuh" sebesar Rp 750 ribu untuk setiap atletnya. Kami tidak ingin menyalahgunakan anggaran, anggaran ini dikhususkan untuk kepentingan kegiatan atlet, bukan fasilitas KONI," jelas Basuki.

Saat ini, KONI sedang fokus terhadap Sea Games yang akan digelar di Kota Palembang November mendatang. Rencananya, Kota Bogor akan mengirimkan atlet dari olahraga Softball dan Taekwondo untuk mengikuti Sea Games mendatang.

"Kami tengah fokus untuk mempersiapkan atlet-atlet kami menghadapi Sea Games. Maka dari itu, kami memberikan transparan mengenai anggaran untuk kegiatan para atlet kami. Kami juga masih menyisakan anggaran untuk diapresiasikan kepada atlet yang masih pra Pekan Olahraga Nasional (PON). Jika perlu, adakan audit untuk memeriksa laporan pertanggungjawabannya," ucap Basuki.

Melalui "uang kadeudeuh" ini Basuki sangat berharap agar para atlet dapat menikmati hasil jerih payah mereka sendiri dan terus fokus untuk kejuaran-kejuaran yang akan datang.

Oleh : Wina A dan Fahmi (bogoplus.com)

Komentar Anda


Security code
Refresh